Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Sebuah Blog yang membahas tentang ilmu Administrasi Negara pada Fakultas Ilmu Sosila dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Rabu, 08 Mei 2013

Situs Jejaring Sosial Menjadi Trend Komunikasi Antar Budaya

Dalam 60 detik kamu akan menemukan berbagai informasi mulai dari facebook, twitter, blog, website, email, dan lainya. Perangkat teknologi sudah menjadi kebutuhan dan hal yang biasa buka aneh lagi dan sesekali pasti merasa ketergantungan misalnya pernahkah kamu dan bagaimanakah rasanya bila kamu ketinggalan handphone saja pasti merasa cemas atau galau kan? Ada presentase ketergantungan manusia terhadap handphone di berbagai tempat.
Ø  54% Tempat Tidur,
Ø  24% Tempat Kendaraan
Ø  30% WC,
Ø  9% Tempat Beribadah,
Ø  30% Tempat Umum.
Berdasarkan hasil survey dan voting dari berbagai sumber, memang kini teknologi informasi telah merubah kehidupan manusia yang dulunya kita apabila bangun tidur langsung berwudu shalat tahajud dan subuh, sekarang berbeda bangun tidur langsung buka HP update status, lihat komentar, like, share, tag kemudian tidur lagi. Memang teknologi membawa kita kearah positif dan negatif kembali kepada kita sendiri selaku pengguna jadikan segala sesuatu bermanfaat bukan membuat kita lupa diri dan meninggalkan hal-hal yang urgen. Bahwasannya ada karakter dalam komunikasi di antaranya;
·           Komunikasi Termediasi
Maksudnya komunikasi yang ada tempatnya sesuai keinginan dan kebutuhan juga ada kekurangan dan kelebihan misalkan kita mengakses facebook didalamnya terdapat mauatan tentang kita dan orang lain begitu juga terdapat, iklan, gambar dan video.
·           Komunikasi Tidak Setara
Maksudnya komunikasi yang terjalin hanya sebatas dalam teknologi walaupun kita bisa chating by teks atau by video dan itu bisa diakses dan diketahui oleh banyak orang bisa orang yang dikenal maupun tidak dikenal.
·           Pesan Komunikasi Semakin Tidak Penting
Lama-lama manusia juga akan mengalami kebosanan walaupun kita bisa berkomunikasi secara jarak dekat tapi tetap yang namanya komunikasi secara face to face atau saling ketemu dan berhadapan lebih bermakna ketimbang chating atau skype-an lewat internet.
·           Komunikasi Tak Terstigma
Komunikasi yang ada batasnya dan kita tidak mungkin setiap hari nongkrong di facebook atau twitter pasti kita akan tidur, solat, kerja dan melakukan aktifitas lainnya.

Dari penjelasan itulah kita dapat mengakses berbagai informasi apapun baik yang positif maupun yang negatif. tetapi yang menjadi pertanyaan dan permasalahan adalah hal negatif yang tidak bisa kita hindari mau tua, muda, kaya, miskin semua bisa mengakses. Pemerintah dalam hal ini berusaha untuk memblokir situ-situs atau konten-konten yang mengandung unsur pornografi dan SARA. Tetapi seiring bergantinya waktu ternyata sangatlah banyak orang yang membuatdan mempublikasikan situs atau konten baru yang negatif dari berbagai negara sehingga usaha pemerintah tidak terkendali dan tidak bisa menangani hal tersebut. Maka semua kembali kepada kita selaku pengguna, kesadaran bukan hanya untuk diri sendiri tetapi orang lain juga perlu kita sadarkan jaman sekarang pendidikan hanya sekedar formalitas saja tidaklah menjadi tolah ukur perilaku seseorang karna segala tindakan kriminal, kekerasan, pemerkosaan dan lainnya berawal dari segala sesuatu yang bisa kita lihat dan dapatkan.

0 komentar:

Poskan Komentar